BOLAHIT – Pelatih asal Jerman, Hansi Flick, mengingatkan timnya untuk tidak meremehkan kekuatan Newcastle United jelang laga babak 16 besar Liga Champions. Menurut Flick, Newcastle bukan sekadar tim yang mengandalkan fisik, tetapi juga memiliki organisasi permainan yang solid dan disiplin tinggi.
Dalam konferensi pers prapertandingan, Flick menegaskan bahwa fase gugur selalu menghadirkan tekanan berbeda. “Di babak seperti ini, detail kecil bisa menentukan hasil,” ujarnya. Ia menilai Newcastle memiliki kombinasi kekuatan fisik, kecepatan transisi, dan determinasi yang membuat mereka berbahaya, terutama saat bermain dengan intensitas tinggi.
Ancaman dari Intensitas dan Transisi Cepat
Flick secara khusus menyoroti kemampuan Newcastle dalam melakukan pressing agresif. Tim asal Inggris tersebut dikenal tidak memberi banyak ruang kepada lawan untuk membangun serangan dari belakang. Kesalahan kecil bisa langsung berubah menjadi peluang berbahaya.
Selain itu, transisi dari bertahan ke menyerang menjadi salah satu senjata utama Newcastle. Dengan pemain-pemain yang cepat di lini depan, mereka mampu memanfaatkan ruang kosong dalam hitungan detik. Flick meminta anak asuhnya untuk tetap disiplin menjaga posisi dan tidak kehilangan fokus saat menguasai bola.
Persiapan Taktis Yang Matang
Untuk meredam ancaman tersebut, Flick menyiapkan pendekatan yang lebih terstruktur. Ia menginginkan timnya bermain sabar, tidak terburu-buru memaksakan serangan, serta menjaga keseimbangan antara lini tengah dan pertahanan.
Menurutnya, kunci pertandingan adalah penguasaan tempo. Jika timnya mampu mengontrol ritme permainan dan meminimalkan kesalahan di area berbahaya, peluang untuk meraih hasil positif akan terbuka.
Pengalaman Jadi Modal Penting
Flick juga menekankan pentingnya pengalaman di panggung besar. Babak 16 besar Liga Champions bukan tempat untuk bereksperimen. Pemain senior diharapkan mampu menjadi penyeimbang dan menjaga mentalitas tim tetap stabil, terutama ketika menghadapi tekanan dari publik dan intensitas permainan lawan.
Ia mengingatkan bahwa Newcastle datang dengan motivasi tinggi untuk membuktikan diri di kompetisi elite Eropa. Oleh karena itu, sikap meremehkan bisa berakibat fatal.
Laga Yang Sarat Tensi
Pertemuan ini diprediksi berlangsung sengit. Kedua tim memiliki karakter permainan yang berbeda, namun sama-sama efektif. Flick percaya bahwa fokus, disiplin, dan ketenangan akan menjadi penentu hasil akhir.
Peringatan Hansi Flick bukan sekadar formalitas jelang laga besar. Ia memahami bahwa di Liga Champions, reputasi tidak menjamin kemenangan. Jika timnya ingin melangkah lebih jauh, mereka harus siap menghadapi ancaman Newcastle dengan kesiapan penuh dan tanpa lengah sedikit pun.
Baca Juga : Mulai Rajin Cetak Gol, Roy Keane Lempar Tantangan ke Benjamin Sesko
